Sabtu, 03 Oktober 2015

Sistem Informasi Psikologi Tugas I

SISTEM INFORMASI DAN PENERAPANNYA DALAM BIDANG MANUFAKTUR

Menurut Hutahaean (2014), sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan. Sistem informasi juga dapat didefinisikan sebagai suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, alat proses tipe transaksi rutin tertentu, pemberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting serta penyedia suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.
Saat ini sistem informasi memiliki perkembangan yang pesat sehingga membuat sistem informasi dapat dengan mudah diterapkan pada berbagai bidang salah satunya dalam bidang manufaktur. Sistem informasi dalam bidang manufaktur banyak dipakai di perusahaan manufaktur atau perusahaan yang menghasilkan produk berupa barang yang dapat digunakan sebagai penyelesaian masalah untuk bidang manufaktur sehingga proses dari produksi sampai barang jadi dapat lebih efektif dan efisien. Sistem informasi manufaktur terdiri atas subsistem input, database, dan subsistem output. Subsistem input digunakan untuk mengumpulkan data dan memasukannya ke dalam database yang meliputi pemrosesan data, teknik industri, dan inteligensi manufaktur. Subsistem pemrosesan data mengumpulkan data lingkungan sebagai hasil dari transaksi dengan pemasok, subsistem teknik industri mengumpulkan informasi internal yang menjelaskan sistem produksi fisik, sedangkan subsistem inteligensi manufaktur mengumpulkan data lingkungan yang menjelaskan serikat pekerja dan pemasok. Sedangkan untuk subsistem output digunakan untuk menelusuri arus bahan sepanjang bidang produksi yang meliputi produksi, inventarisasi, kualitas, dan biaya. Subsistem produksi menjelaskan setiap langkah proses transformasi yaitu dari pemesanan bahan mentah sampai peluncuran barang jadi ke pasar, subsistem inventarisasi memelihara record konseptual yaitu dari bahan mentah ke pemrosesan dan akhirnya sampai barang jadi, subsistem kualitas digunakan untuk memastikan bahwa tingkat kualitas bahan mentah yang diterima dari pemasok memenuhi standart yang dikehendaki, subsistem biaya memberikan informasi kepada eksekutif perusahaan dan manajemen manufaktur mengenai biaya proses transformasi.

Sumber:
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Tangkilisan, H. N. S. (2007). Manajemen publik. Jakarta: Grasindo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar