Rabu, 28 Oktober 2015

Sistem Informasi Psikologi Tugas II

PENERAPAN SISTEM INFORMASI DI BIDANG PSIKOLOGI

Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, alat proses tipe transaksi rutin tertentu, pemberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting serta penyedia suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan. Sedangkan Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.
Jadi, Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem atau tata cara yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur, dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data mengenai perilaku yang terlihat maupun yang tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Penerapan sistem informasi dibidang psikologi sangat banyak, beberapa diantaranya adalah untuk:
1.  Tes kepribadian. Tes kepribadian merupakan jenis tes yang bertujuan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Dalam tes kepribadian ini terdapat 12 kategori kepribadian yang dapat dipili oleh user untuk mengukur kepribadiannya masing-masing, dimana ke-12 kategori kepribadian tersebut terdiri dari: Kepribadian Hipokondriasis, Kepribadian Depresi, Kepribadian Psikopatis, Kepribadian Paranoia, Kepribadian Panik, Kepribadian Extrovert, Kepribadian Introvert, Kepribadian Romantis, Kepribadian Jujur, Kepribadian Bersahabat, Kepribadian Bertanggung Jawab, Kepribadian Pemimpin. Setelah user memilih salah satu dari kategori kepribadian tersebut, lalu akan dilakukan proses pengukuran. Pengukuran dilakukan melalui sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh user. Disini user hanya perlu memilih pilihan Ya atau Tidak. Apabila pertanyaan yang ditampilkan sesuai dengan kepribadian user maka user harus memilih Ya, dan sebaliknya. Dalam setiap pertanyaan memiliki nilai tersendiri. DI akhir pertanyaan, nilai-nilai yang didapat akan diakumulasikan sehingga akan didapat suatu total nilai yang akan dilanjutkan pada sebuah kesimpulan.
2.      E-Counseling atau E-mail Counseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melalui internet. Dimana, proses terapi terlebih dahulu dilakukan melalui media ini lalu kemudian menyusun rencana dalam melakukan intervensi psikologi setelah itu proses dilanjutkan secara tatap muka. Fungsi dari e-counseling adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya. Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan etika baru bagi mereka (para terapis) yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psikologi.

Sumber:
Basuki, A.M. Heru. (2008). Psikologi umum. Depok: Universitas Gunadarma.
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar